Jumat, 23 November 2012

Gerhana Matahari Total Pada 14 November 2012
Gerhana Matahari Total Pada 14 November 2012 - Sebuah fenomena alam langka, gerhana matahari akan terjadi lagi pada, Rabu 14 November 2012 di Indonesia. Sayangnya, kawasan yang akan dilalui fenomena alam ini adalah kawasan Timur Indonesia saja sementara kawasan barat Indonesia tidak akan bisa menikmati indahnya gerhana matahari. Gerhana matahari yang akan terjadi pada 14 November nanti adalah gerhana matahari total namun yang bisa dilihat dari Indonesia hanya gerhana matahari sebagian. “Ini gerhana matahari total, namun untuk wilayah Indonesia yang terlihat hanya gerhana matahari sebagian,” kata Profesor Riset Astronomi Astrofisika Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), Thomas Djamaluddin, Senin, 12 November 2012. Nantinya gerhana matahari ini bisa disaksikan dari wilayah Papua Barat, NTT, dan Jayapura. Gerhana matahari bisa disaksikan sejak matahari terbit di kawasan tersebut. Penduduk yang tinggal di kawasan NTT mulai bisa menyaksikan gerhana matahari sejak pukul 03.51 WITA hingga pukul 05.26 WITA. Sedangkan mereka yang tinggal di kawasan Papua Barat, penduduk mulai bisa menyaksikan gerhana sejak pukul 04.42 WIT hingga 06.21 WIT. Sedangkan kawasan Jayapura akan dilewati gerhana matahari pukul 05.40 WIT hingga pukul 06.28 WIT. Nantinya di Papua, presentasi kegelapan akan mencapai 70 persen. Sedangkan belahan bumi lain yang bisa melihat gerhana matahari total adalah Australia Utara dan kawasan Samudera Pasifik. Pada tahun ini, gerhana matahari pernah melintasi Indonesia pada tanggal 21 Mei 2012 lalu. Selain Indonesia, fenomena alam itu juga bisa disaksikan oleh penduduk yang tinggal di kawasan Asia, Amerika Serikat, dan Samudera Pasifik Gerhana Bulan Total Terjadi Lagi 2014 12 Desember 2011 - 08.56 WIB
Fenomena alam gerhana bulan total bisa dilihat di langit Kota Pekanbaru, Sabtu (10/12/2011). (Foto: cf2/riau pos). KOTA (RP) - Fenomena alam yaitu gerhana bulan total bisa disaksikan warga Kota Pekanbaru, Sabtu (10/12) malam. Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun Pekanbaru, Philip Mustamu, melalui Ketua Kelompok Analisa, Marzuki mengatakan untuk gerhana bulan total kali ini adalah yang kedua, setelah gerhana bulan total pertama pada 15 Juni 2011 lalu. ‘’Fenomena langka ini sayang sekali dilewatkan karena baru akan terjadi lagi tahun 2014, 2015, tapi di tahun itu hanya bisa dilihat sebagian Indonesia saja, itu pun tak seluruh fase bisa terlihat dan berikutnya 31 Januari 2018,’’ jelas Marzuki. Namun sayangnya, gerhana bulan ini tidak begitu bersih terlihat karena tertutup oleh awan. Yang memang saat ini untuk Riau mengalami cuaca ekstrem, cuaca panas di siang hari, lalu tiba-tiba malam hari hujan. ‘’Kami dapat melihat dengan jelas bulan penuh, katanya gerhana bulan total. Sejak habis Salat Isya tadi kami sudah nongkrong di pinggir Sungai Siak untuk dapat melihat dengan jelas, ternyata memang benar bagus,’’ kata seorang warga Nazaruddin (54), warga Sukajadi saat di wawancarai Riau Pos, Sabtu (10/12) sekitar pukul 23.20 WIB. Dikatakan warga yang lain, Ari (30) warga nelayan Rumbai, tadi ada banyak kesempatan melihat gerhana bulan total ini, karena kabur dan tertutup awan. ‘’Sebenar jika tidak ada awan yang menutupinya pasti seru, tadi kebanyakan ditutup awan, jadi kabur-kabur,’’ katanya. Pantauan Riau Pos, gerhana bulan total ini banyak dinikmati oleh masyarakat, di hampir semua tempat jajanan makan malam, mulai dari Purna MTQ, sampai dagangan jagung bakar di Jembatan Siak I, Rumbai. Untuk dapat menyaksiskan dengan jelas masing-masing muda-mudi memilih tempat yang terbuka dan menghindari halangan pemandangannya. Fenomena Astronomi Transit Venus (Gerhana Venus) 06 Juni 2012
Fenomena Astronomi Transit Venus (Gerhana Venus) 06 Juni 2012 | setelah kemarin tanggal 04 Juni 2012 telah terjadi Gerhana Bulan Sebagian, hari ini tepat pada tanggal 06 Juni 2012 diperkirakan akan terjadi lagi Transit Venus atau Gerhana Venus. Fenomena Astronomi ini sangat jarang sekali bisa kita saksikan dan tergolong sangat langkah. Buat kita semua yang nantinya sempat melihat Gerhana ini tidak bisa lagi melihat Gerhana Venus yang kedua kalinya, hal ini dikarenakan Transit Venus akan terjadi lagi pada tahun 2117. Fenomena Astronomi Transit Venus (Gerhana Venus) merupakan fenomena astronomi dimana Planet Venus melintasi antara Bumi dan Matahari, sehingga akan terlihat sedikit bulatan hitam kecil di permukaan Matahari. Karena piringan Planet Venus yang begitu kecil maka Planet Venus hanya akan terlihat seperti bulatan titik hitam kecil yang bergerak dipermukaan Matahari. Fenomena ini terakhir pada tahun 2004 yang lalu dan kembali terlihat pada tahun ini 06 Juni 2012 setelah 8 tahun dan kembali akan terlihat lagi setelah 105,5 tahun berikutnya, dengan rentang waktu 8, 121, 8, 105,5 tahun. Fenomena ini bisa sobat saksikan mulai pukul 05.15 - 11. 50 WIB, setelah matahari terbit dari ufuk Timur. Saya tadi sempat berniat untuk melihat Fenomena langkah ini, namun baru melihat Matahari yang sangta terik mata saya langsung silau. Melihat Fenomena ini memang sangat sulit karena mesti membutuhkan bantuan alat khusuh untuk bisa melihatnya dan melindungi mata. Selama bulan Juni ini diprediksikan akan terjadi 4 Fenomena Astronomi diantaranya Gerhana Bulan Sebagian pada tanggal 04 Juni 2012 yang beberapa waktu lalu kira saksikan bersama, kemudian Transit Venus (gerhana Venus) pada tangga 06 Juni 2012, Formasi segitiga Bulan, Venus dan Jupiter pada tanggal 18 Juni 2012 dan Formasi segitiga Bulan, Mars dan Saturnus pada tanggal 27 Juni 2012. Dibalik semua Fenomena ini, hendaklah kita bisa menarik suatu hikmah untuk diri kita masing-masing, kalau saja dunia yang kita singgahi ini sudah tua dan hendaknya kita semua bisa lebih dekat kepada sang pencipta kita.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar